Warga Gelar Pentas Seni Kuda Kepang Babinsa Hadiri dan Pengamanan
Warga Gelar Pentas Seni Kuda Kepang Babinsa Hadiri dan Pengamanan
Banjarnegara - Babinsa Posramil Pagedongan Kodim 0704/Banjarnegara Korem 071/Wijayakusuma Serda Ahmad Zamroni melaksanakan Kegiatan Pengamanan Seni Tari Kuda Kepang Krida Kencana Sakti dari Kebutuh Duwur dalam rangka hajatan khitanan anak Bapak Purwanto di Dusun Srisip RT 04/ 06 Desa Kebutuh Duwur kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara. Selasa (28/05//2024)
Kesenian Kuda Kepang merupakan salah satu kesenian Tradisional yang masih sangat disukai/digemari warga sekitar. Kuda kepang adalah salah satu kesenian Tradisional jawa yang menggambarkan sekelompok prajurit penunggang kuda. Kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam/kepang dan di bentuk dan dihias meyerupai kuda dan tarian ini sangat populer di masyarakat jawa khusunya di Kabupaten Banjarnegara.
Seringkali dalam pertunjukan tari kuda kepang, Juga menampilkan atraksi yang mempertontonkan kekuatan supranatural, Seperti atraksi mengunyah kaca, berjalan di atas pecahan kaca dan lain-lain. Mungkin atraksi ini merefleksikan kekuatan supranatural yang pada zaman dahulu di lingkungan Kerajaan Jawa dan merupakan aspek nonmiliter yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda.
Babinsa juga menyampaikan kuda kepang merupakan kesenian jawa yang menyuguhkan gerak tari, dalam pertunjukannya. Kuda lumping biasanya dimaikan oleh beberapa penari pria dan wanita, para penari menari dengan gerakan yang menggambarkan Gagah & berani para prajurit Kavaleri penunggang kuda di medan Pertempuran.
Ditempat terpisah Danramil 01/Bna Kapten Caj Indaryanto mengatakan “Setiap ada kegiatan masyarakat Babinsa harus ada sebagai bentuk kehadiran Aparat Teritorial ditengah tengah masyarakat untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat serta mencegah segala bentuk gangguan selama acara berlangsung. “Syukur Alhamdulillah kegiatan pertunjukan kesenian kuda kepang berjalan dengan aman lancar & kondusif, tanpa ada terjadinya perkelaihan dan tindak pidana lainnya”, pungkas Danramil 01/Bna
What's Your Reaction?