Sinergi TNI dan Pemerintah TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dimulai di Desa Pasegeran Banjarnegara

Sinergi TNI dan Pemerintah TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dimulai di Desa Pasegeran Banjarnegara

Sinergi TNI dan Pemerintah TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dimulai di Desa Pasegeran Banjarnegara

Banjarnegara - Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali menyala di Desa Pasegeran, Kecamatan Pandanarum, saat Dandim 0704/Banjarnegara Letkol CZI Teguh Prasetyanto, S.T. bersama Bupati Banjarnegara dr. Amelia Desiana secara resmi menandatangani naskah program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025, Rabu (23/07/2025).

 

Acara pembukaan yang digelar di lapangan desa tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari sebuah langkah nyata dalam memperkuat pembangunan desa, mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menciptakan ketahanan nasional dari akar rumput.

 

Dalam sambutannya, Bupati Banjarnegara menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD. Ia menyebut, kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan di wilayah tertinggal.

 

"Saya ucapkan selamat kepada warga Desa Pasegeran yang telah terpilih sebagai lokasi TMMD Sengkuyung Tahap III. Ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah dan TNI untuk membangun dari pinggiran, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan,” tutur Bupati Amelia.

 

Ia menegaskan bahwa TMMD bukan hanya pembangunan fisik semata, namun lebih dari itu—sebagai perekat sosial masyarakat yang memperkuat semangat nasionalisme, pemberdayaan, dan pemerataan pembangunan secara holistik.

 

Dengan tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah," program ini dirancang sebagai kolaborasi terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di pedesaan.

 

Sementara itu, Dandim 0704/Banjarnegara Letkol CZI Teguh Prasetyanto, S.T. memaparkan sejumlah sasaran fisik dalam kegiatan TMMD kali ini, yang meliputi: Pembuatan jembatan penghubung sepanjang 10 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi 4,5 meter. Pembangunan rabat beton sepanjang 135 meter (lebar 3 meter, tebal 15 cm) dan 15 meter (lebar 4 meter, tebal 20 cm). Pembuatan drainase sepanjang 110 meter (lebar 40 cm, tinggi 60 cm). Rehabilitasi 1 unit pos kamling sebagai sarana keamanan lingkungan.

 

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga membawa program-program non fisik yang menyasar langsung peningkatan wawasan dan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini meliputi: Penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, Sosialisasi tentang kesadaran hukum, tertib berlalu lintas, dan mitigasi bencana, Edukasi tentang pencegahan stunting, ketahanan pangan, pendidikan usia dini, hingga hak tenaga kerja.

 

Dandim menegaskan bahwa kegiatan TMMD merupakan program rutin TNI AD yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun, khususnya melalui Kodim di wilayah masing-masing.

 

“TMMD bukan sekadar proyek pembangunan. Ini adalah momentum penguatan rasa kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Letkol Teguh.

 

Harapan Menuju Banjarnegara yang Maju dan Sejahtera Dengan dibangunnya infrastruktur seperti jembatan penghubung, rabat beton, dan drainase, masyarakat Desa Pasegeran akan semakin mudah mengakses layanan pendidikan, pertanian, dan kesehatan. Perekonomian lokal pun diharapkan meningkat, sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah.

 

Di akhir sambutannya, Bupati Banjarnegara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan, serta menjaga hasil-hasil yang telah dicapai melalui program TMMD ini.

 

"Marilah kita jaga semangat kebersamaan ini. Jadikan TMMD sebagai titik awal perubahan dan kemajuan yang berkelanjutan," pungkasnya.

 

Dengan semangat “Sengkuyung” yang bermakna gotong royong, kegiatan TMMD ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, tetapi hasil kerja bersama yang lahir dari solidaritas dan keinginan kuat untuk membawa perubahan bagi desa-desa di Banjarnegara.(Pendimbna).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow