Kemanunggalan TNI dan Rakyat Koramil 15 Rakit Bersama Kelompok Tani Tanam Padi di Desa Rakit
Kemanunggalan TNI dan Rakyat Koramil 15 Rakit Bersama Kelompok Tani Tanam Padi di Desa Rakit
Banjarnegara - Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak begitu kental di hamparan sawah Desa Rakit, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, ketika anggota Koramil 15/Rakit bersama warga dan Kelompok Tani Ngudi Makmur RT 03 RW 04 turun langsung melaksanakan kegiatan tanam padi serentak, pada masa tanam kedua tahun 2025, Selasa (08/07/25).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan yang erat antara TNI AD dan masyarakat. Kehadiran Danramil 15/Rakit, Kapten Cpl Arif Waluyo, bersama para Babinsa, bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, tetapi juga sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaannya.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan mereka, dan turut serta dalam upaya menjaga ketersediaan pangan di daerah,” ujar Kapten Arif sambil turut mencangkul lahan bersama petani.
Dengan memakai topi caping dan kaki berlumur lumpur, Danramil dan Babinsa terlihat tak canggung mendampingi para petani menyemai bibit padi. Meski terik matahari menyengat, semangat tak surut. Suasana penuh keakraban tercipta antara aparat TNI dan petani, memperkuat hubungan emosional yang sudah terjalin lama.
Menurut Kapten Arif, keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian ini bukan semata-mata urusan teknis, tetapi juga merupakan bentuk pembinaan teritorial (Binter) untuk menciptakan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI.
“Kegiatan ini juga bagian dari implementasi tugas pokok TNI. Kami ingin menciptakan hubungan yang harmonis dengan warga binaan serta membentuk kesiapsiagaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh Babinsa agar senantiasa membina dan memperkuat komunikasi dengan warga desa binaannya. Melalui pendekatan yang humanis dan kekeluargaan, diharapkan tercipta sinergi yang mampu menghadapi berbagai tantangan bersama, terutama dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
Sementara itu, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Makmur menyambut baik keterlibatan TNI. Bagi mereka, kehadiran para Babinsa di sawah menjadi motivasi tersendiri. Selain merasa didampingi secara fisik, para petani juga merasakan perhatian dan kepedulian nyata dari aparat pertahanan.
“Bapak TNI bukan hanya menjaga negara, tapi juga menjaga harapan kami, para petani kecil,” ucap salah satu petani sambil tersenyum.
Kegiatan tanam padi bersama ini menjadi gambaran nyata betapa kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat desa. Di balik lumpur dan peluh, ada tekad yang sama: menjaga kedaulatan pangan dan memperkokoh keutuhan bangsa.(Pendimbna).
What's Your Reaction?